Early AdopterDiskon 60% seumur hidup untuk 50 pendaftar pertama.Diskon 60% seumur hidupDaftar sekarangDaftar

Aplikasi studio desain & showroom

Jam desain dan furnitur dari showroom dalam satu invoice untuk klien.

Ikuti satu hari di Ruang Rupa. Showroom melayani pembeli langsung, Gilang mencatat jam rendering, dan sore itu Ibu Kartika menerima satu invoice berisi termin desain serta sofa dan meja dari stok showroom.

Juga cocok untukStudio desain + toko dekorasiArsitek lanskap + nursery tanamanFotografer + toko cetak foto

Showroom furnitur dengan sofa linen, meja kayu, dan keramik, sementara seorang desainer menggambar di meja kerja di belakangnya

14.00 · Catat jam · Gilang

4 jam

Rendering ruang tamu · Apartemen Kartika

Invoice · INV/2026/10/05218 Okt

Termin 1 · Desain interior (50%)
Rp 7.500.000
1 × Sofa 3 dudukan · Linen abu
Rp 8.500.000
1 × Meja makan jati 160 cm
Rp 6.200.000

TotalRp 22.200.000

Penjualan showroom
Rp 6.480.000

11 struk di kasir

Ditagih ke klien proyek
Rp 22.200.000

Termin desain + furnitur, 1 invoice

Jam proyek Kartika
46 / 80 jam

Dari jam yang disepakati

Untung barang hari ini
Rp 8.310.000

Showroom + furnitur proyek

Masalah di studio dengan showroom

Jasa dan barang dijual oleh usaha yang sama, tapi dicatat di dua buku.

Studio mencatat jam desain di spreadsheet, showroom memakai mesin kasir sendiri, dan furnitur untuk klien proyek diambil dari showroom tanpa catatan. Akibatnya stok tidak cocok dan untung proyek tidak pernah utuh.

  1. 01Furnitur diambil dari showroom untuk klien proyek tanpa catatan.

    Barang ditagih di invoice klien, dan stok showroom berkurang saat invoice terbit.

    Langkah 05
  2. 02Klien menerima dua tagihan terpisah, untuk jasa dan untuk barang.

    Satu invoice berisi termin desain dan barang dari stok.

    Langkah 04
  3. 03Jam desain melewati rencana tanpa disadari.

    Jam dicatat per task dan dibandingkan dengan jam yang disepakati di proyek.

    Langkah 03
  4. 04Penjualan showroom dan pendapatan studio dihitung terpisah.

    Satu pembukuan. Dengan akun pendapatan sendiri untuk barang, Laba Rugi memisahkan penjualan barang dari pendapatan jasa.

    Sudut pemilik

Simulasi · Satu hari di Ruang Rupa

Satu hari kerja, dari pembeli showroom sampai invoice proyek.

Ruang Rupa memakai paket Bisnis Terpadu Plus dengan tiga pengguna: Dinda sebagai pemilik, Gilang di studio, dan Wina di kasir showroom. Semua angka di bawah saling cocok, dari struk pertama sampai laporan malam.

  1. 10.0001 · Showroom

    Pembeli langsung di showroom.

    Wina membuka laci dan melayani pembeli pertama: lampu meja rotan dan vas keramik, dibayar dengan kartu debit.

    Kasir (POS)

    Struk · INV/2026/10/04910.00

    1 × Lampu meja rotan
    Rp 650.000
    1 × Vas keramik 30 cm
    Rp 280.000
    Bayar
    Kartu Debit

    TotalRp 930.000

    Dari invoice yang sama · tanpa input ulang

    02 · Untung · 10.00

    Untung dari struk itu langsung terlihat.

    Tumra mencatat modal setiap barang yang terjual dengan harga pokok rata-rata, jadi untung kotor hari itu bertambah tanpa dihitung ulang. Stok lampu rotan di showroom berkurang satu.

    Untung dari strukINV/049

    Penjualan
    Rp 930.000
    Modal (380.000 + 140.000)
    Rp 520.000
    Stok lampu rotan
    4 → 3

    Untung kotor+ Rp 410.000

    Produk & stok
  2. 14.0003 · Catat jam

    Gilang mencatat jam rendering.

    Gilang menjalankan timer di task Rendering ruang tamu selama 4 jam. Proyek Apartemen Kartika kini terpakai 46 dari 80 jam yang disepakati, jadi Dinda tahu sisa jamnya sebelum termin berikutnya.

    Time tracking

    Catatan waktu · Gilang18.00

    Proyek
    Apartemen Kartika
    Task
    Rendering ruang tamu
    Durasi
    4 jam

    Jam proyek42 → 46 dari 80 jam

  3. 16.0004 · Invoice gabungan

    Termin desain dan furnitur dalam satu invoice.

    Desain disetujui. Dinda membuat satu invoice: termin pertama dari fee desain Rp 15.000.000, ditambah sofa dan meja makan yang dipilih Ibu Kartika dari showroom. Jatuh temponya 14 hari.

    Ikut tercatatPiutang Ibu Kartika

    Invoice & penagihan

    Invoice · INV/2026/10/05218 Okt

    Termin 1 · Desain interior (50%)
    Rp 7.500.000
    1 × Sofa 3 dudukan · Linen abu
    Rp 8.500.000
    1 × Meja makan jati 160 cm
    Rp 6.200.000

    TotalRp 22.200.000

    Dari invoice yang sama · tanpa input ulang

    05 · Stok & pembukuan · 16.00

    Furnitur keluar dari stok showroom.

    Saat invoice terbit, sofa dan meja keluar dari stok showroom dengan modal rata-ratanya, dan piutang Ibu Kartika tercatat. Barang memakai akun Penjualan Barang, jadi Laba Rugi memisahkannya dari pendapatan desain.

    Dari invoice INV/05216.00

    Pendapatan jasa desain
    Rp 7.500.000
    Penjualan barang
    Rp 14.700.000
    Modal barang (5.200.000 + 4.100.000)
    Rp 9.300.000
    Stok sofa linen abu
    2 → 1

    Untung barang+ Rp 5.400.000

    Akuntansi

20.00 · Pemilik

Showroom sudah tutup, Dinda melihat studio dan toko dalam satu layar.

Dinda tidak perlu mencocokkan buku studio dengan catatan kasir. Dari satu layar ia melihat 11 struk showroom, invoice Ibu Kartika, dan sisa jam proyek.

  • Pendapatan jasa dan penjualan barang

    Terpisah di Laba Rugi, dalam satu pembukuan.

  • Jam proyek terhadap kesepakatan

    46 dari 80 jam untuk Apartemen Kartika.

  • Stok showroom

    Termasuk barang yang keluar lewat invoice proyek.

  • Piutang klien proyek

    Termin yang belum dibayar, dengan jatuh temponya.

Ringkasan hari ini · Ruang Rupa

Minggu, 18 Oktober

Penjualan showroom
Rp 6.480.000

11 struk

Ditagih ke klien proyek
Rp 22.200.000

1 invoice

Untung barang
Rp 8.310.000

Showroom + furnitur proyek

Piutang Ibu Kartika
Rp 22.200.000

Jatuh tempo 1 Nov

Paket yang dipakai Ruang Rupa

Cukup satu paket untuk alur tadi.

Proyek, catat jam, dan kasir dalam satu workspace hanya ada di Bisnis Terpadu.

Dipakai di simulasi

Bisnis Terpadu Plus

Hemat 60% seumur hidup

Rp 199.600Rp 499.000/bulan, termasuk PPN

Pengguna
4
Lokasi kasir
2
Di simulasi
Dinda + Gilang + Wina
  • Proyek, catat jam, portal klien
  • Kasir dan stok showroom
  • Invoice jasa + barang
  • Akuntansi, laporan, dan pajak
Coba Bisnis Terpadu Plus gratis 30 hari

Bisnis Terpadu ProRp 359.600/bln · 8 pengguna, 5 lokasi kasir, Tumra Store termasukBandingkan semua paket

FAQ

Sering ditanyakan, dijawab jujur.

Kami menjawab apa adanya, termasuk hal yang belum bisa dilakukan Tumra.

Cocok jika

  • Anda menjual jasa dan barang ke klien yang sama
  • Anda punya showroom dengan kasir

Belum cocok jika

  • Bahan yang terpakai untuk proyek (cat, wallpaper) harus tercatat sebagai biaya proyek, bukan dijual ke klien
  • Anda butuh laporan laba per proyek
Tanya lewat email atau formulir[email protected]
01Bisakah mencatat bahan yang dipakai untuk proyek tanpa menjualnya ke klien?

Belum sebagai biaya proyek. Barang dari stok keluar lewat penjualan kasir atau invoice. Pengurangan stok dengan alasan Lainnya bisa mencatat barang yang terpakai, tetapi tidak terhubung ke proyek, dan laporan laba per proyek juga belum ada.

02Apakah jasa dan barang terpisah di laporan?

Bisa. Modal barang selalu tercatat sendiri, jadi untung kotor barang terlihat. Supaya penjualan barang dan pendapatan jasa juga terpisah di Laba Rugi, arahkan produk ke akun pendapatan sendiri, misalnya Penjualan Barang, di Pencatatan akun produk. Bawaannya, keduanya masuk akun Pendapatan Usaha.

Laporan Toko juga menampilkan penjualan dan laba kotor per produk.

03Bisakah memberi penawaran furnitur sebelum klien setuju?

Bisa, lewat Penawaran di menu Penjualan Grosir. Harga terisi dari grup pelanggan, penawaran dicetak atau disimpan sebagai PDF, lalu dijadikan pesanan saat klien setuju. Penawaran belum bisa dikirim lewat email dari Tumra atau disetujui klien secara online.

Kalau furnitur ingin ditagih bersama termin desain seperti di simulasi, buat invoice langsung dan pilih barangnya dari stok.

04Klien proyek bisa melihat invoice di portal?

Bisa. Portal klien termasuk di Bisnis Terpadu Plus. Kontak yang diundang melihat invoice yang sudah terbit dengan status Lunas atau Belum Dibayar, bisa mencetak atau menyimpannya sebagai PDF, dan melihat proyek serta task-nya. Pembayaran lewat portal belum tersedia, jadi pembayaran tetap dicatat oleh tim Anda.

05Bisakah showroom juga berjualan online?

Bisa. Bisnis Terpadu Plus termasuk 1 toko WooCommerce, dan Tumra Store tersedia sebagai add-on Rp 249.000 per bulan (sudah termasuk di Bisnis Terpadu Pro). Pesanan online masuk ke Pesanan online dan memakai stok yang sama dengan showroom. Marketplace seperti Shopee atau Tokopedia belum tersambung.

06Apakah kasir bisa dipakai saat internet mati?

Belum. Kasir berjalan di browser dan butuh internet saat Anda menekan Bayar. Kalau koneksi putus di tengah transaksi, menekan Bayar lagi melanjutkan penjualan yang sama, jadi barang dan uangnya tidak tercatat dua kali.

Mulai sekarang

Tagih desain dan furnitur pertama dalam satu invoice.

Masukkan furnitur showroom dan proyek pertama, lalu tagih jasa dan barang dalam satu invoice. Gratis 30 hari, tanpa kartu kredit.

  • Gratis 30 hari
  • Tanpa kartu kredit

Daftar · langkah 1 dari 2

Usaha Anda bergerak di bidang apa?